Cerita ini bermula dari fitnah kejam seorang selir raja di Kerajaan Jenggala. Sang selir, yang iri hati, berpura-pura sakit dan menuduh Permaisuri telah meracuninya. Karena percaya pada hasutan tersebut, Raja Raden Putra mengusir Permaisuri yang tengah hamil ke hutan belantara untuk dibunuh. Namun, karena rasa iba, sang patih membiarkan Permaisuri hidup dan membangun pondok sederhana untuknya. …